Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan dinyatakan hal-hal sebagai berikut:

  • Pasal 12
(1) Bendera Negara dapat digunakan sebagai:

a. tanda perdamaian;

(2) Bendera Negara sebagai tanda perdamaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf (a) digunakan apabila terjadi konflik horizontal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(3) Dalam  hal  Bendera  Negara  sebagai  tanda  perdamaian dikibarkan  pada  saat  terjadi konflik  horizontal sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (2)  setiap  pihak  yang bertikai wajib menghentikan pertikaian.

 
 
Kami memasang bendera merah putih sebagai SIMBOL PERJUANGAN mewujudkan transparansi di The Lavande Residences dan pemasangan ini tidak menyalahi aturan karena memang sedang terjadi konflik di rumah kami, The Lavande Residences, yang belum diselesaikan secara adil. Konflik ini secara nyata terjadi dan bisa diperlihatkan dari rencana unjuk rasa para warga Rumah Susun/Apartemen se-JABODETABEK seperti yang telah disampaikan di situs Kappri.org (Sumber: http://kappri.org/2015/03/07/ikutilah-demo-warga-rusun-se-jabodetabek-selasa-10-maret-2015).

Oleh karena itu kami menghimbau kepada para Warga Pemilik dan Penghuni untuk memasang Bendera Merah Putih di balkon unit The Lavande Residences sebagai Tanda Perjuangan hingga didapatkan Kepengurusan dan Kepengelolaan yang transparan, jujur, dapat dipercaya, berpihak kepada Penghuni The Lavande Residences serta independen.

Pasang Bendera 1 Pasang Bendera 2

Silakan diunduh untuk file Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan: Undang-Undang-Tahun 2009 No 24

Advertisements