Home

Penolakan Kenaikan Tarif Listrik di The Lavande Residences

1 Comment

Kenaikan tarif listrik yang diberlakukan di apartemen The Lavande Residences ternyata tidak sesuai dengan kenaikan tarif listrik yang telah ditetapkan oleh pemerintah diawal tahun 2013 ini. Untuk ini pemilik dan penghuni The Lavande Residences membuat petisi dengan tuntutan sebagai berikut:

Sehubungan dengan telah terbitnya tagihan listrik bulan Februari 2013, bersama ini kami sampaikan bahwa kami menolak kenaikan tarif yang diberlakukan atas tagihan listrik tersebut sebelum ada kejelasan dasar perhitungan atas kenaikan tarif yang diberlakukan, karena menurut kami kenaikan tersebut (kenaikan dari Rp. 1.100 per kWh menjadi Rp. 1.210 per kWh (tiga bulan pertama), tidak sesuai dan mendahului rencana kenaikan tarif yang akan diberlakukan oleh pemerintah mulai di bulan Februari 2013 dan penagihan baru di bulan Maret 2013.

Selain kejanggalan tarif di atas, kami juga keberatan dan menolak membayar biaya administrasi sebesar 5% yang setiap bulannya dimasukan ke dalam tagihan. Bukankah Pengelola sudah menggaji staf yang bertanggung jawab dalam pekerjaan ini yang biayanya diambil dari IPL yang dibayar oleh penghuni.

Kami menunggu jawaban anda segera dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh PPPSRS, Pemilik dan Penghuni serta pengelola. Dan kami tidak bersedia dikenakan denda apabila sampai dengan tanggal 15 Februari 2013 tidak ada kejelasan mengenai kenaikan tarif listrik ini. Kami mengusulkan pertemuan dilakukan pada hari Sabtu (tanggal dapat Anda tentukan dalam bulan ini) pada pukul 09:00 pagi.

Berikut adalah Petisi beserta tanda tangan dari pemilik dan penghuni tersebut:

Penolakan Tarif Listrik The Lavande 2013_0001

Penolakan Tarif Listrik The Lavande 2013_0002

Penolakan Tarif Listrik The Lavande 2013_0003

Penolakan Tarif Listrik The Lavande 2013_0004

Penolakan Tarif Listrik The Lavande 2013_0005

Penolakan Tarif Listrik The Lavande 2013_0006

Advertisements

Kejadian Yang Tidak Boleh Terjadi di The Lavande Residences

Leave a comment

Kejadian di Menara Latumenten yang dilakukan oleh pengembang dengan menggunakan cara kekerasan untuk menguasai hak Pemilik/Penghuni membentuk PPPSRS di Menara Latumenten tanggal 5 Agustus 2012 tidak boleh terjadi di The Lavande Residences.